Pendidikan

Contoh Laporan Praktikum Gerak pada Tumbuhan Kacang Hijau [+DOC]


Jika kamu belajar dengan sungguh-sungguh pada mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam, maka kamu akan tahu bahwa sebenarnya tumbuhan yang sekilas hanya diam saja juga mengalami pergerakan. Berbeda dengan manusia yang pergerakannya bisa berpindah tempat, tumbuhan seperti kacang hijau dan putri mau tidak demikian.

Dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi mengenai contoh laporan paraktikum gerak pada tumbuhan dalam versi ringkas, jika kamu ingin versi yang lebih lengkap, kamu bisa donwload file doc dibawah. Untuk kamu yang sedang mencari materi ini, silahkan simak dibawah ini.

Contoh Laporan Praktikum Gerak pada Tumbuhan

Laporan Praktikum Gerak pada Tumbuhan Kacang Hijau

[COVER]

A. Tujuan Praktikum

Mengamati pengaruh sensor yang ada pada ujung akar terhadap gerakan akar tumbuhan akibat terjadinya gerak gravitasi bumi.

B. Manfaat Praktikum

Untuk mengetahui pengaruh sensor yang ada pada ujung akar terhadap gerakan akar tumbuhan akibat terjadinya gerak gravitasi bumi.

Baca Juga: Laporan Praktikum Ekosistem Daratan dan Perairan

C. Tinjauan Pustaka

Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang sama dengan makhluk lainnya, yakni melakukan pergerakan. Akan tetapi, gerakan yang dilakukan oleh tumbuhan tentu sangat berbeda dengan makhluk hidup lainnya, misalnya saja manusia dan hewan.

Diketahui bahwa gerak pada tumbuh lebih terbatas dari kedua jenis makhluk hidup lainnya. Gerakan tersebut juga hanya dapat dilakukan oleh bagian-bagian tertentu saja, Misalnya saja pergerakan yang dilakukan oleh ujung tunas, bagian lembar daun tertentu, dan bagian ujung akar. (Ferdinand, 2003).

D. Metodologi Praktikum

  1. Waktu dan Tempat

Praktikum gerak pada tumbuhan dilaksanakan pada hari 6 Februari 2021, tepatnya pada pukul 13.30 hingga 15.00 WIB. Tempat dilaksanakannya praktikum gerak tumbuhan adalah di laboratorium Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

2. Alat dan Bahan

Alat

Adapun alat yang digunakan dalam praktikum gerak tumbuhan ini adalah sebagai berikut:

  • Gelas plastik
  • Kardus karton
  • Tanah
  • Kertas label
  • Air

Bahan

Bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum ini ialah kecambah atau biji kacang hijau.

E. Cara Kerja

Cara kerja pada praktikum ini antara lain sebagai berikut:

Fototropisme

  1. Sediakan gelas plastik pertama, kemudian lubangi bagian alasnya (setidaknya 4-5 lubang dengan diameter 0,5 mm) setelahnya berikan label.
  2. Isi gelas plastik sebanyak setengah bagian dari volume penuhnya dengan media tanah (bersihkan dahulu media tanahnya).
  3. Rendam benih atau biji kacang hijau selama kurang lebih 15 menit sebelum melakukan proses penanaman. Buatlah lubang dengan kedalaman 2 cm pada media tanah yang sudah disiapkan di dalam gelas plastik. Setelahnya, tanam 2 biji kacang hijau pada lubang tanah yang sama, kemudian siram dengan air bersih hingga jenuh.
  4. Siapkan kertas karton kemudian beri lubang dengan diameter sama persis dengan uang logam pada satu sisinya.
  5. Simpan gelas plastik yang telah ditanami biji kacang hijau ke dalam karton yang telah diberi lubang, kemudian letakkan pada posisi yang telah diatur.
  6. Amati pertumbuhan pada biji kacang hijau yang telah ditanam setiap harinya, hingga usia benih memasuki satu minggu. Catat dan jelaskan setiap perilaku tumbuhan tersebut serta gambarkan proses pertumbuhannya setiap hari (satu hari satu gambar).

Geotropisme (Rangsangan dengan Tarik Bumi)

  1. Sediakan gelas plastik kedua, kemudian lubangi bagian alasnya dengan lubang berdiameter 0,5 mm sebanyak 5 lubang. Setelah itu, berikan label pada gelas plastiknya.
  2. Isi gelas plastik dengan media tanah yang sudah bersihkan hingga terisi setengah gelas.
  3. Rendam benih kacang hijau selama kurang lebih 15 menit, kemudian tanam pada media tanah yang sudah disiapkan. Tanam 2 benih kacang hijau dalam satu lubang dengan kedalaman 2 cm. Setelah itu, siramlah hingga media tanah jenuh.
  4. Biarkan benih kacang hijau tumbuh hingga 2 hari, kemudian pada hari ke-3 balikkan gelas plastik dan letakkan dengan alas plastik. Hal ini bertujuan untuk melihat pengaruh gravitasi bumi terhadap akar yang tumbuh nantinya.
  5. Amati apa yang terjadi setelahnya hingga usia benih memasuki hari ketujuh dan gambarkan proses pertumbuhannya setiap harinya.

Hydrotropisme

  1. Sediakan gelas plastik ketiga, kemudian lubangi bagian alasnya dengan lubang berdiameter 0,5 mm sebanyak 5 lubang. Setelah itu, berikan label pada gelas plastiknya.
  2. Isi gelas plastik sebanyak setengah bagian dari volume penuhnya dengan media tanah (bersihkan dahulu media tanahnya).
  3. Rendam benih kacang hijau selama kurang lebih 15 menit, kemudian tanam pada media tanah yang sudah disiapkan. Tanam 2 benih kacang hijau dalam satu lubang dengan kedalaman 2 cm. Pastikan untuk menanamnya pada bagian pinggir media tanah.
  4. Siram pada sisi yang bersebelahan dengan benih, misalnya jika benih ditanam di sisi kiri maka siramlah pada bagian sisi kanan. Siram dengan air sedikit demi sedikit, sehingga hanya sebagian media tanam yang basah.
  5. Siram setiap hari pada bagian yang sama, kemudian gambarkan setiap perilaku tumbuhan.

F. Hasil dan Pembahasan

Hasil

PerlakuanArah Tumbuh
Gelas Plastik 1Tumbuh ke arah matahariBatang berwarna hijauSubur
Gelas Plastik 2Merunduk ke bawahBatang berwarna kuning
Gelas Plastik 3Menuju ke arah lubangBatang berwarna kuningBatang berwarna hijau ketika keluar lubang

Pembahasan

Melalui hasil praktikum yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa:

  1. Fototropisme merupakan gerak arah tumbuhan dipicu oleh rangsangan matahari, sehingga gerak tumbuhnya mengarah pada matahari. Gerakan hanya berlaku pada daun dan batang saja.
  2. Hydrotopisme menunjukkan bahwa kacang hijau tumbuh ke arah tengah akar menuju ke arah air yang siramkan. Sehingga dapat diketahui bahwa gerak arah tumbuhan hydrotopisme merupakan gerakan positif karena bergerak ke rangsangan air.
  3. Pada percobaan gerak tropisme diketahui bahwa pergerakan tumbuhan terjadi karena pengaruh hormon pertumbuhan yang terjadi karena tumbuhan itu sendiri.

G. Kesimpulan

Dari praktikum gerakan pada tumbuhan yang telah kami laksanakan, dapat diketahui bahwa gerak merupakan salah satu dari ciri makhluk hidup tanpa terkecuali tumbuhan untuk melakukan kegiatan hidupnya. Gerakan pada tumbuhan merupakan gerak yang dilakukan oleh sebagian organ tumbuhan saja, yakni pada akar, batang, ranting dan daun tidak memiliki sistem saraf indera.

Pertumbuhan dari masing-masing sample berbeda, karena dipengaruhi oleh hormone pertumbuhan masing-masing benih yang terpengaruh oleh beberapa rangsangan berbeda.

Baca Juga: Cara Bermain Permainan Menjala Ikan

Download File DOC

Ingin mendapatkan proposal seperti diatas dalam versi DOC yang editable dan lebih lengkap pembahasannya? silahkan download dibawah ini.

Pendidikan
Permainan Menjala Ikan: Pengertian, Cara Bermain, Kelebihan dan Kekurangan
Pendidikan
Mengetahui Cara Berkembang Biak Bambu di Alam
Pendidikan
Kenapa Air Garam Bisa Menghantarkan Arus Listrik?
There are currently no comments.