Pendidikan

Kenapa Air Garam Bisa Menghantarkan Arus Listrik?


Selama ini kita mengenal garam sebagai salah satu bumbu dapur agar masakan yang dibuat memiliki rasa asin. Namun ternyata garam tidak hanya bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur saja lho? Kita juga bisa memanfaatkan air garam sebagai penghantar arus listrik pengganti tembaga.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Adhzerian Syafitra Rezki dan kawan-kawan yang berjudul “Pemanfaatan Air Larutan Garam Sebagai Kabel Penghantar Listrik Pengganti Tembaga” menghasilkan kesimpulan bahwa jika kita melarutkan garam dalam jumlah massa yang besar, maka aliran listrik yang mengalir pada larutan garam akan semakin baik atau besar.

Baca Juga: Laporan Praktikum Gerak pada Tanaman Kacang Hijau DOC

Hal ini berarti memang benar, larutan air garam bisa menghantarkan aliran listrik. Tapi kenapa bisa seperti itu? Untuk mengetahui hal ini lebih dalam, yuk simak pembahasan berikut ini.

Kenapa Air Garam Bisa Menghantarkan Arus Listrik?

Kenapa air atau larutan garam bisa menghantarkan aliran listrik? Terkait dengan pertanyaan ini, ada dua jawaban yang bisa kita gunakan yakni:

  • Karena air garam adalah larutan elektrolit yang didalamnya terdapat kandungan kation (ion positif) dan anion (ion negatif) yang terlarut dengan sempurna di dalam air akan berfungsi seperti kabel yang bisa menghantarkan alur listrik.
  • Karena garam (NaCI) adalah larutan elektrolit, dimana larutan garam ketika larut dalam air akan terurai dan terpencar menghasilkan Na (kation atau ion postif) dan CI (anion atau ion negatif) dimana ketika aliran listrik melewati aliran air tersebut, arus listrik akan berpindah.

Pembahasan

Dalam ilmu kimia, kita mengenal garam sebagai senyawa ionik, dimana dalam senyawa ini terkandung ion negatif yang sering disebut sebagi anion dan ion positif yang sering disebut sebagai kation.

Sebuah jurnal ilmiah yang dibuat oleh Sulistyaningsih et al tahun 2010 mengatakan bahwa senyawa dalam garam, penyusun yang paling besar adalah NaCI (Natrium Klorida), sedangkan pengotor lain adalah magnesium clorida, megnesium sulfat, dan kalsium sulfat. Dan NaCI jika terlarut dalam air akan berubah menjadi larutan elektrolit.

Apa itu larutan elektrolit?

Larutan elektolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Jika sebuah zat memiliki kandungan ion yang dapat bergerak bebas dalam larutan tersebut, maka listrik dapat mengalir. Jadi ion-ion inilah yang dijadikan sebagai media oleh aliran listrik agar dapat berpindah tempat.

Kita tadi mengenal garam sebagai NaCI, dan tahukah kamu bahwa NaCI adalah senyawa ion. Jadi garam yang biasa kita temukan di dapur sudah sebagai ion-ion, meskipun dalam keadaan mengkristal.

Tetapi apakah garam yang mengkristal dapat menghantarkan arus litrik? jawabannya adalah tidak, hal ini karena ion-ion dalam kristalan garam terikat satu sama lain dengan kuat dan rapat.

Ion yang terikat secara kuat dan rapat tidak bisa bergerak secara bebas. Sedangkan listrik mengalir melalui ion-ion yang bergerak bebas, maka jika ion tidak bisa bergerak secara bebas, aliran listrik juga tidak bisa mengalir.

Namun jika kemudian garam dilarutkan dalam air, maka kristalan garam akan meleleh dan ion-ion yang sebelumnya sudah terkandung dalam kristalan garam akan bisa bergerak dengan bebas, dan dan arus listrik akan bergerak melalui ion-ion tersebut.

Baca Juga: Laporan Praktikum Ekosistem Darat dan Perairan [+pdf]

Kunci dari aliran listrik dalam larutan garam ini terletak pada jumlah ion yang terlarut dalam air tersebut. Jika sebuah larutan memiliki kandungan ion yang banyak, maka akan semakin bagus larutan tersebut dalam menghantarkan arus listrik. Dan sebaliknya. Semoga membantu.

Sumber

https://blog.ruangguru.com/memahami-larutan-elektrolit-dan-non-elektrolit https://www.zenius.net/blog/25050/materi-larutan-elektrolit-non-elektrolit
Pendidikan
Mengetahui Cara Berkembang Biak Bambu di Alam
Pendidikan
Contoh Laporan Praktikum Lensa Cembung dan Cermin Cekung [+ PDF]
Pendidikan
Permainan Menjala Ikan: Pengertian, Cara Bermain, Kelebihan dan Kekurangan
There are currently no comments.